sruntulcom | PORTAL BABAD BANYUMAS

Home | About | Contact
home | berita daerah | forum interaksi | profil daerah | layanan daerah | peluang bisnis daerah | wisata daerah | budaya daerah | foto/ images
home | ekonomi/ moneter/ bursa & valas/ portofolio
home | bea siswa/ prestasi/ penelitian/ terapan/ pustaka
home | teknologi informasi/ internet/ software/ hardware/ gadget
home | basket/ tinju/ bulutangkis/ sepakbola/ otosport/ sport lain
home | mancing mania/ makanan/ berkebun/ traveling/ pendakian/ fotography/ kesehatan
home | celebrity gossip/ musik/ movies/ tv/ games
subglobal8 link | subglobal8 link | subglobal8 link | subglobal8 link | subglobal8 link | subglobal8 link | subglobal8 link

 

Google: Yahoo: MSN:

Peta : Google Map

Luas : wilayah Kabupaten Banyumas sekitar 1.327,60 km2 atau setara dengan 132.759,56 ha

Visi dan Misi

Visi Kabupaten Banyumas

Menyejajarkan Kabupaten Banyumas dengan kabupaten lainnya yang telah maju, bahkan melebihi.

Lambang Daerah Banyumas

 

 

 

 

Lambang Daerah

Misi Kabupaten Banyumas

Menyejahterakan Kabupaten Banyumas

  1. Meningkatkan pembangunan berbasis kawasan disertai peningkatan infrastruktur, pemanfaatan potensi sumberdaya alam, pengelolaan lingkungan hidup secara optimal dalam kerangka pembangunan berkelanjutan.
  2. Mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan benar (Good Governance), didukung aparatur yang bersih dan berwibawa, pelayanan prima, suasana kondusif dan demokratis, serta penegakan supremasi hukum.
  3. Meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dengan menekankan pada pengembangan investasi berbasis sektor unggulan daerah dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
  4. Mewujudkan masyarakat yang cerdas, sehat, berbudaya, beriman dan bertaqwa sehingga mampu berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan

Sekilas Babad Banyumas

Kabupaten Banyumas berdiri pada tahun 1582, tepatnya pada hari Jum`at Kliwon tanggal 6 April 1582 Masehi, atau bertepatan tanggal 12 Robiul Awwal 990 Hijriyah. Kemudian ditetapkan dengan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Daerah Tingkat II Banyumas Nomor 2 tahun 1990. Keberadaan sejarah Kabupaten Banyumas tidak terlepas dari pendirinya yaitu Raden Joko Kahiman yang kemudian menjadi Bupati yang pertama dikenal dengan julukan atau gelar ADIPATI MARAPAT (ADIPATI MRAPAT). Riwayat singkatnya diawali dari jaman Pemerintahan Kesultanan PAJANG, di bawah Raja Sultan Hadiwijaya.
Kisah pada saat itu telah terjadi suatu peristiwa yang menimpa diri (kematian) Adipati Wirasaba ke VI (Warga Utama ke I) dikarenakan kesalahan paham dari Kanjeng Sultan pada waktu itu, sehingga terjadi musibah pembunuhan di Desa Bener, Kecamatan Lowano, Kabupaten Purworejo (sekarang) sewaktu Adipati Wirasaba dalam perjalanan pulang dari pisowanan ke Paiang. Dari peristiwa tersebut untuk menebus kesalahannya maka Sultan Pajang, memanggil putra Adipati Wirasaba namun tiada yang berani menghadap.

Kemudian salah satu diantaranya putra menantu yang memberanikan diri menghadap dengan catatan apabila nanti mendapatkan murka akan dihadapi sendiri, dan apabila mendapatkan anugerah/kemurahan putra-putra yang lain tidak boleh iri hati. Dan ternyata diberi anugerah diwisuda menjadi Adipati Wirasaba ke VII.
Semenjak itulah putra menantu yaitu R. Joko Kahiman menjadi Adipati dengan gelar ADIPATI WARGA UTAMA II.

Kemudian sekembalinya dari Kasultanan Pajang atas kebesaran hatinya dengan seijin Kanjeng Sultan, bumi Kadipaten Wirasaba dibagi menjadi empat bagian diberikan kepada iparnya.
1.Wilayah Banjar Pertambakan diberikan kepada Kyai Ngabei Wirayuda.
2.Wilayah Merden diberikan kepada Kyai Ngabei Wirakusuma.
3.Wilayah Wirasaba diberikan kepada Kyai Ngabei Wargawijaya.
4.Wilayah Kejawar dikuasai sendiri dan kemudian dibangun dengan membuka hutan Mangli dibangun pusat pemerintahan dan diberi nama Kabupaten Banyumas.

Karena kebijaksanaannya membagi wilayah Kadipaten menjadi empat untuk para iparnya maka dijuluki Adipati Marapat.

Siapakah Raden Joko Kahiman itu ?
R. Joko Kahiman adalah putra R. Banyaksasro dengan ibu dari Pasir Luhur. R. Banyaksosro adalah putra R. Baribin seorang pangeran Majapahit yang karena suatu kesalahan maka menghindar ke Pajajaran yang akhirnya dijodohkan dengan Dyah Ayu Ratu Pamekas putri Raja Pajajaran. Sedangkan Nyi Banyaksosro ibu R. Joko Kahiman adalah putri Adipati Banyak Galeh (Mangkubumi II) dari Pasir Luhur semenjak kecil R. Joko Kahiman diasuh oleh Kyai Sambarta dengan Nyai Ngaisah yaitu putrid R. Baribin yang bungsu.
Dari sejarah terungkap bahwa R. Joko Kahiman adalah merupakan SATRIA yang sangat luhur untuk bisa diteladani oleh segenap warga Kabupaten Banyumas khususnya karena mencerminkan :
a.Sifat altruistis yaitu tidak mementingkan dirinya sendiri.
b.Merupakan pejuang pembangunan yang tangguh, tanggap dan tanggon.
c.Pembangkit jiwa persatuan kesatuan (Majapahit, Galuh Pakuan, Pajajaran) menjadi satu darah dan memberikan kesejahteraan ke kepada semua saudaranya.

Dengan demikian tidak salah apabila MOTO DAN ETOS KERJA UNTUK Kabupaten Banyumas SATRIA.

Candra atau surya sengkala untuk hari jadi Kabupaten Banyumas adalah "BEKTINING MANGGALA TUMATANING PRAJA" artinya tahun 1582.
Bila diartikan dengan kalimat adalah "KEBAKTIAN DALAM UJUD KERJA SESEORANG PIMPINAN / MANGGALA MENGHASILKAN AKAN TERTATANYA ATAU TERBANGUNNYA SUATU PEMERINTAHAN".

PARA ADIPATI DAN BUPATI SEMENJAK BERDIRINYA
KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 1582

1
R. Joko Kahiman, Adipati Warga Utama II
1582 - 1583
2 R. Ngabei Mertasura 1583 - 1600
3 R. Ngabei Mertasura II (Ngabei Kalidethuk) 1601 -1620
4 R. Ngabei Mertayuda I (Ngabei Bawang) 1620 - 1650
5 R. Tumenggung Mertayuda II (R.T. Seda Masjid, R.T. Yudanegara I) 1650 - 1705
6 R. Tumenggung Suradipura 1705 - 1707
7 R. Tumenggung Yudanegara II (R.T. Seda Pendapa) 1707 - 1743
8 R. Tumenggung Reksapraja 1742 - 1749
9 R. Tumenggung Yudanegara III (1755) kemudian diangkat menjadi Patih Sultan Yogyakarta bergelar Danureja I 1755
10 R. Tumenggung Yudanegara IV 1745 - 1780
11 R.T. Tejakusuma, Tumenggung Kemong 1780 - 1788
12 R. Tumenggung Yudanegara V 1788 - 1816
13
Kasepuhan R. Adipati Cokronegara
Kanoman R. Adipati Brotodiningrat (R.T. Martadireja)
1816 - 1830
14 R.T. Martadireja II kemudian pindah ke Purwokerto (Ajibarang) 1830 - 1832
15 R. Adipati Cokronegara I 1832 - 1864
16 R. Adipati Cokronegara II 1864 - 1879
17 Kanjeng Pangeran Arya Martadireja II 1879 - 1913
18 KPAA Gandasubrata 1913 - 1933
19 RAA. Sujiman Gandasubrata 1933 - 1950
20 R. Moh. Kabul Purwodireja 1950 - 1953
21 R. Budiman 1953 - 1957
22 M. Mirun Prawiradireja 1957 - 1957
23 R. Bayi Nuntoro 1957 - 1960
24 R. Subagio 1960 - 1966
25 Letkol Inf. Sukarno Agung 1966 - 1971
26 Kol. Inf. Poedjadi Jaringbandayuda 1971 - 1978
27 Kol. Inf. R.G. Rujito 1978 - 1988
28 Kol. Inf. H. Djoko Sudantoko 1988 - 1998
29 Kol. Art. HM Aris Setiono, SH, S.IP 1998 - 2008
30 Drs. H. Mardjoko, M.M. 2008 - sekarang

Versi Lengkap : RISALAH SEKITAR HARI JADI KABUPATEN BANYUMAS [pdf file]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
kirim Kartu Ucapan
Retrieving an E-Card?
Enter Card Pick-up ID below:
dapatkan Gratis Kartu Ucapan
by bravenet.com
 free counters
 
klikbca
Subcribe RSSfeed
               

Copyright ® 2009 by Sruntul Company System Inc.[SRUNTUL GROUP] All rights reserved.