sruntulcom | PORTAL BABAD BANYUMAS

Home | About | Contact | GuestBook
home | berita daerah [informasi dari berbagai media seputar banyumas]
home | forum interaksi [disini kita bisa ngobrol, saling sapa, saling nanya, berdiskusi dan sebagainya ....]
home | profil daerah [visi, misi, sejarah singkat banyumas, pemerintahan, geografi dst.]
home | layanan daerah [instansi pemerintah, lembaga kesehatan, perbankkan dll.]
home | peluang bisnis [pertanian, perikanan, peternakan, pertambangan, industri dll.]
home | wisata daerah [objek wisata di kabupaten banyumas dan sekitarnya]
home | budaya daerah [banyumasan, seni dan budaya khas Banyumasan]

 

 

 

Google: Yahoo: MSN:

sruntulcom | Tag cloud
Dinasty Hotel Purwokerto, Jl. dr. Angka 71 Telp. +62-281-634321

Pembagian Administratif

Kabupaten Banyumas terdiri atas 27 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah 301 desa dan 30 kelurahan.

Ibukota Kabupaten Banyumas adalah Purwokerto, dimana meliputi kecamatan Purwokerto Barat, Purwokerto Timur, Purwokerto Selatan, dan Purwokerto Utara. Purwokerto dulunya merupakan Kota Administratif, namun sejak diberlakukannya Undang-undang Nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, tidak dikenal adanya kota administratif, dan Purwokerto kembali menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Banyumas.

Di antara kota-kota kecamatan yang cukup signifikan di Kabupaten Banyumas adalah: Banyumas, Ajibarang, Wangon, Sokaraja, Buntu dan Sumpyuh .

Transportasi

Kabupaten Banyumas dilalui jalan negara yang menghubungkan kota Tegal-Purwokerto, Purwokerto-Temangggung-Magelang/Semarang, serta jalan lintas selatan Bandung-Yogyakarta-Surabaya. Wangon merupakan persimpangan jalur Yogyakarta-Bandung dan Tegal-Cilacap.

Angkutan umum bis antarkota di antaranya jurusan Jakarta, Tegal/Cirebon, Bandung, Semarang, Yogyakarta/Solo.

Kabupaten ini juga terdapat jalur kereta api lintas selatan Jakarta-Cirebon-Purwokerto-Yogyakarta-Surabaya. Stasiun Purwokerto merupakan stasiun paling besar di wilayah Jawa Tengah bagian barat. Di antara kereta api yang melintasi Purwokerto adalah: Bima (Jakarta Kota-Surabaya Gubeng), Argo Lawu (Jakarta Gambir-Solo Balapan), Senja Utama dan Fajar Utama (Pasar Senen-Yogyakarta), Logawa (Purwokerto-Jember), dan Purwojaya (Jakarta Gambir-Cilacap).

Batik Banyumasan

Banyumas juga menghasilkan batik, meskipun tidak setenar Solo, Yogyakarta dan Pekalongan. Batik Banyumas mempunyai keunikan karena kedua sisi muka dan belakang mempunyai kualitas yang hampir sama. Batik banyumas yang sekarang ini cukup terkenal adalah Batik produksi Pak Sugito dari Sokaraja. Selain itu sentra batik Banyumasan yang lengkap barada di jalan Mruyung di dalam kompleks alun-alun kota Banyumas.

Geografi

Batas-batas Kabupaten Banyumas adalah :

  • Sebelah utara: Gunung Slamet, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang.
  • Sebelah selatan: Kabupaten Cilacap
  • Sebelah barat: Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Brebes
  • Sebelah timur: Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Banjarnegara.

Luas wilayah Kabupaten Banyumas sekitar 1.327,60 km2 atau setara dengan 132.759,56 ha, dengan keadaan wilayah antara daratan dan pegunungan dengan struktur pegunungan terdiri dari sebagian lembah Sungai Serayu untuk tanah pertanian, sebagian dataran tinggi untuk pemukiman dan pekarangan, dan sebagian pegunungan untuk perkebunan dan hutan tropis terletak di lereng Gunung Slamet sebelah selatan.

Bumi dan kekayaan Kabupaten Banyumas masih tergolong potensial karena terdapat pegunungan Slamet dengan ketinggian puncak dari permukaan air laut sekitar 3.400M dan masih aktif.

Keadaan cuaca dan iklim di Kabupaten Banyumas memiliki iklim tropis basah. Karena terletak di antara lereng pegunungan jauh dari pesisir pantai maka pengaruh angin laut tidak begitu tampak. Namun dengan adanya dataran rendah yang seimbang dengan pantai selatan angin hampir nampak bersimpangan antara pegunungan dengan lembah dengan tekanan rata-rata antara 1.001 mbs, dengan suhu udara berkisar antara 21,4° C - 30,9° C.

Geriatri RSUD Prof. Dr. Margono RSUD Prof. Dr. Margono

Hotel Aston Imperium, Hotel baru di Purwokerto, dan telah beroperasi sejak awal tahun 2012, terletak di Jl. Overste Isdiman No. 33 Purwokerto 53114 Telp. +62-281-628000 Fax. +62-0281-628111.

Website : www.astonpurwokerto.com

 

Kuliner

Makanan khas dari Banyumas di antaranya adalah.

  • Keripik tempe,
  • Mendoan tempe,
  • Sate bebek Tambak,
  • Soto Sokaraja, dage, dan
  • Getuk goreng sokaraja
  • Jenang jaket khas Mersi (Purwokerto Timur)
Hotel Wisata Niaga, Purwokerto, Jl. Merdeka No. 5 Telp. +62-281-642333

 

Kota Pendidikan

Di Purwokerto terdapat Universitas Negeri, yakni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Jl. HR Boenyamin 708 Purwokerto,Universitas Jenderal Soedirman memiliki 8 fakultas dengan jumlah program studi sebanyak 33 untuk Strata Satu (S1), 3 program studi Profesi, dan 11 program Diploma tiga (D3). Fakultas tersebut adalah Pertanian, Biologi, Ekonomi, Peternakan, Hukum, Ilmu Sosial dan Politik, Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan, Sain dan Teknik.

Perguruan tinggi negeri lainnya adalah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Universitas Swasta antara lain Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Universitas Wijayakusuma (Unwiku), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satria (STIE Satria), STIE Purwokerto, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Bangsa (STIKES), Akademi Teknik TELEKOM (Akatel) Sandhy Putra, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer (STIMIK) Widya Utama, Sekolah Tinggi Teknik Wiworotomo (STT), dll, detail

Keterangan :

Gambar disamping dari atas :

  • Universitas Jenderal Soedirman
  • Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri
  • Univesitas Muhammadiyah
  • Universitas Wijayakusuma
Lembaga Kursus & Pelatihan  
  • LPK PUTRA HARAPAN, Ruko Saphire Regency No. 4, Jl. KS. Tubun, Kober Purwokerto, Kursus yang ditangani : Bahasa Korea untuk CTKI, , Bidang IT (Design Grafis, Website Development dll), Kewirausahaan (Printing Digital) dan Bidang Business Track.
  • LKP AQUARIUS, terletak di Jl. Pramuka 181 Purwokerto, Mengemudi/ Automotive, Komputer dll.
  • Magistra Utama, Cabang Malang terletak di Jl. Overste Isdiman Purwokerto , Akuntansi Perusahaan & Perpajakan, Sekretaris, Komputer dll.
  • LKP Dharma Bhakti, Jl. Pramuka 89 Purwokerto, Baby Sister
  • LKP LIA, Jl. Overste Isdiman II No. 1 Purwokerto, Bahasa Inggris
  • LKP LP2SP, Jl. Adyaksa 211 Purwokerto, Komputer
  • LKP Patrya, Jl. Sutefo No.979 05/09 Sokanegara, Purwokerto, Mengemudi/ Montir
  • LKP IEC ( Intensive English Course) Jl. Merdeka 23 Purwokerto, Bahasa Inggris

Keterangan :

Gambar disamping dari atas :

  • LPK PUTRA HARAPAN (PURWOKERTO)
  • LKP AQUARIUS (PURWOKERTO)
  • MAGISTRA UTAMA (MALANG)
 

Gamelan is one of Traditional Music

Gamelan is music ensemble which usually showed metallophones, such as : xylophone (Gambang), drums (Gendang), and gongs (Gong). The term of gamelan refers to the instruments/tools which is a unified whole that is realized and sounded together. The word itself of gamelan comes from java language. Gamel is means hit/beat, and followed by an ending that makes a noun. Read Detail....

Tempat wisata

Banyumas memiliki beberapa tempat wisata andalan, kebanyakan berupa keindahan alam seperti gua, air terjun dan wana wisata.

  • Baturaden
  • Pancuran Pitu
  • Pancuran Telu
  • Gua SaraBadak
  • Curug Gede
  • Curug Ceheng
  • Curug Belot
  • Curug Cipendok
  • Masjid Saka Tunggal
  • Museum Wayang Sendang Mas
  • Bumi Perkemahan Kendalisada
  • Telaga Sunyi
  • Mata Air Panas Kalibacin
  • Bendung Gerak Serayu
  • Wahana Wisata Lembah Combong
  • Combong Valley Paint Ball and War Games
  • Serayu River Voyage

Tokoh terkenal

  • Jenderal Gatot Subroto, wakil kepala staf Angkatan Darat dan penggagas AKABRI (Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia)
  • Ahmad Tohari, sastrawan yang dikenal melalui trilogi Ronggeng Dukuh Paruk dan telah memperoleh penghargaan dari dalam dan luar negeri.
  • S. Bagio, pelawak yang terkenal pada tahun '80an, membintangi berbagai judul film dan sering tampil dalam acara lawak di TVRI.
  • Sugino Siswocarito, dalang Banyumasan.
  • Sugito Purbocarito, dalang Banyumasan.
  • Surya Esa,Teatrawan.
  • Mayangsari, penyanyi.
  • Pangky Suwito, artis film.
  • Bambang Set, sastrawan.
  • Dharmadi, sastrawan.
  • Darto Helm, pelawak yang terkenal pada era '80an bersama dengan S. Bagyo
  • Soesilo Sudarman, mantan menteri di era Orde Baru.
  • Achmad Mubarok MA, Dr.H., Politikus Partai Demokrat .
  • Soeparjo Roestam, mantan menteri di era Orde Baru
  • Purnomo, pelari tercepat di Asia di tahun 80-an
  • M. Koderi, budayawan penulis buku-buku tentang Banyumasan
  • Jend. Surono Reksodimedjo, mantan Menko Polkam
  • Slamet Effendi Yusuf, Politikus Partai Golkar
  • Sutedja, komponis, seniman
  • Margono Sukarjo, Prof. Ahli Bedah Pertama Indonesia
  • Raden Mas Margono Djojohadikusumo, Pendiri BNI 1946
  • Christian Hadinata, pemain bulu tangkis
  • Henri Adolphe van de Velde, politikus Belanda
  • Dolf Nijhoff, pejuang Belanda di masa PD II
  • Sri Anggono Widagdo, Mahasiswa Pelestari Aksara Jawa.

 

 

 

Kota Perdagangan

Moro (Ritel & Grosir), Pusat Perdagangan Purwokerto, bukan hanya dikunjungi oleh masyarakat Purwokerto saja, namun dari berbagai daerah di sekitar Kabupaten Banyumas. Kini sedang direnovasi guna peningkatan pelayanan kepada masyarakat luas.

Disamping Moro, ada Matahari, Rita Dept. Store, SriRatu, dll.

Depo Pelita adalah sebuah Perusahaan Pertokoan Besar Ritel Bisnis dengan konsep ONE STOP SHOPPING dimana semua kebutuhan rumah semuanya tersedia lengkap. Material bangunan, Elektronik, Komputer dan Laptop, Stationery, Furniture, Fashion / Tas / Sepatu, Houseware, Nursery, Food Court, Tempat bermain anak-anak dan Games.

Better Idea, Better Concept, and Better Result .....detail

Pasaraya Sri Ratu Purwokerto merupakan cabang yang ke tiga dari tujuh cabang yang ada di Semarang, Purwokerto, Pekalongan, Kediri, Madiun dan Tegal. Keberadaan Pasaraya Sri Ratu di kota Purwokerto sejak tanggal 12 April 1989, Pasaraya Sri Ratu Purwokerto terletak di kota Satria, tepatnya berada di Jalan Jendral Sudirman 447 Purwokerto yang bergerak dalam Retail Bisnis Store
Pasar Raya Rita & Rita Dept. Store, Jl. Jed. Soedirman Purwokerto

Budaya

Budaya Banyumasan memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan wilayah lain di Jawa Tengah, walaupun akarnya masih merupakan budaya Jawa.

Di antara seni pertunjukan yang terdapat di Banyumas antara lain:

  • Wayang kulit gagrag Banyumas, yaitu kesenian wayang kulit khas Banyumasan. Terdapat dua gagrak (gaya), yakni Gragak Kidul Gunung dan Gragak Lor Gunung. Kekhasan wayang kulit gragak Banyumasan adalah napas kerakyatannya yang begitu kental dalam pertunjukannya.
  • Begalan, adalah seni tutur tradisional yang pada upacara pernikahan. Kesenian ini menggunakan peralatan dapur yang memiliki makna simbolis berisi falsafah Jawa bagi pengantin dalam berumah tangga nantinya.

Kesenian musik tradisional Banyumas juga memiliki kekhasan tersendiri dibanding dengan kesenian musik Jawa lainnya, di antaranya:

  • Calung, adalah alat musik yang terbuat dari potongan bambu yang diletakkan melintang dan dimainkan dengan cara dipukul. Perangkat musik khas Banyumas yang terbuat dari bambu wulung mirip dengan gamelan Jawa, terdiri atas gambang barung, gambang penerus, dhendhem, kenong, gong dan kendang. Selain itu ada juga Gong Sebul dinamakan demikian karena bunyi yang dikeluarkan mirip gong tetapi dimainkan dengan cara ditiup (Bahasa Jawa: disebul), alat ini juga terbuat dari bambu dengan ukuran yang besar. Dalam penyajiannya calung diiringi vokalis yang lazim disebut sinden. Aransemen musikal yang disajikan berupa gending-gending Banyumasan, gending gaya Banyumasan, Surakarta-Yogyakarta dan sering pula disajikan lagu-lagu pop yang diaransemen ulang.
  • Kenthongan (sebagian menyebut tek-tek), adalah alat musik yang terbuat dari bambu. Kenthong adalah alat utamanya, berupa potongan bambu yang diberi lubang memanjang disisinya dan dimainkan dengan cara dipukul dengan tongkat kayu pendek. Kenthongan dimainkan dalam kelompok yang terdiri dari sekitar 20 orang dan dilengkapi dengan bedug, seruling, kecrek dan dipimpin oleh mayoret. Dalam satu grup kenthongan, Kenthong yang dipakai ada beberapa macam sehingga menghasilkan bunyi yang selaras.
  • Salawatan Jawa, yakni salah satu seni musik bernapaskan Islam dengan perangkat musik berupa terbang jawa. Dalam pertunjukan kesenian ini menyajikan lagu-lagu yang diambil dari kitab Barzanji.
  • bongkel, yakni peralatan musik tradisional sejenis angklung, namun terdiri empat bilah berlaras slendro.

Sejumlah tarian khas Banyumasan antara lain:

  • lengger, merupakan tarian yang dimainkan oleh dua orang perempuan atau lebih. Di tengah-tengah pertunjukkan hadir seorang penari laki-laki disebut badhud (badut/bodor). Tarian ini umumnya dilakukan di atas panggung dan diiringi oleh alat musik calung.
  • sintren, adalah tarian yang dimainkan oleh laki-laki yang mengenakan baju perempuan. Tarian ini biasanya melekat pada kesenian ebeg. Di tengah-tengah pertunjukan biasanya pemain ditindih dengan lesung dan dimasukan ke dalam kurungan, dimana dalam kurungan itu ia berdandan secara wanita dan menari bersama pemain yang lain.
  • aksimuda, yakni kesenian bernapaskan Islam berupa silat yang digabung dengan tari-tarian.
  • angguk, yakni kesenian tari-tarian bernapaskan Islam. Kesenian ini dilakukan oleh delapan pemain, dimana pada akhir pertunjukan pemain tidak sadarkan diri.
  • aplang atau daeng, yakni kesenian yang serupa dengan angguk, dengan pemain remaja putri.
  • buncis, yaitu paduan antara kesenian musik dan tarian yang dimainkan oleh delapan orang. Kesenian ini diiringi alat musik angklung.
  • ebeg, adalah kuda lumping khas Banyumas. Pertunjukan ini diiringi oleh gamelan yang disebut bendhe.

Stasiun Purwokerto (PWT, +75m dpl) adalah sebuah stasiun kereta api yang terletak di tengah Kota Purwokerto yang berada dalam pengelolaan PT Kereta Api (Persero) Daerah Operasi (Daops) V Purwokerto. Sebagai Daop Induk, hampir seluruh kereta api yang melewati jalur selatan arah Jakarta berhenti di stasiun ini. Dulu ada jalur menuju ke Wonosobo yang sudah dinonaktifkan.

Kelas Eksekutif, Kereta api Argo Lawu, Kereta api Argo, Dwipangga, Kereta api Taksaka, Kereta api Bima, Kereta api Gajayana

Kelas Eksekutif, Kereta api Argo Lawu, Kereta api Argo Dwipangga, Kereta api Taksaka, Kereta api Bima, Kereta api Gajayana

Kelas Eksekutif-Bisnis/Bisnis, Kereta api Purwojaya, Kereta api Senja Utama Solo, Kereta api Senja Utama Yogya, Kereta api Fajar Utama Yogya, Kereta api Sawunggalih Utama

Kelas Ekonomi, Kereta api Bogowonto (Ekonomi AC), Kereta api Gajah Wong (Ekonomi AC), Kereta api Kutojaya Utara, Kereta api Logawa, Kereta api Progo, Kereta api Senja Bengawan, Kereta api Gaya Baru Malam Selatan

Informasi lebih lanjut Stasiun Purwokerto dapat menghubungi Telp : 0281-637037

Terminal bus tipe A Purwokerto, Kabupaten Banyumas merupakan terminal terbesar di Jawa Tengah yang diresmikan 6 April 2006 oleh Gubernur Jawa Tengah, Mardiyanto, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Banyumas ke 424. Terminal seluas 10 hektar ini berlokasi di Kecamatan Purwokerto Selatan, dan berjarak kurang lebih 3 km dari terminal lama ke arah tenggara (Sokaraja).

Selain terminal tipe A Purwokerto (24 jam beroperasi), di Kabupaten Banyumas juga terdapat 2 terminal tipe B yaitu di Kecamatan Ajibarang dan Kecamatan Wangon (jam operasi hingga pukul 16.00), lalu ada sub-terminal Angkutan Kota di Kebondalem, Kecamatan Purwokerto Timur (beroperasi hingga pukul 16.00), serta sub-terminal Mikrobus di Karanglewas, Kecamatan Purwokerto Barat (beroperasi hingga pukul 16.00).

Sementara angkutan perkotaan/angkutan perdesaan beroperasi hingga sekitar pukul 16.00-17.00.

Untuk informasi lebih lanjut terkait terminal di Kabupaten Banyumas, bisa menghubungi Terminal Purwokerto (0281-639764), atau Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas (0281-637211) pada jam kerja.

 

 

Get Free Music at www.divine-music.info
Get Free Music at www.divine-music.info

Free Music at divine-music.info
 
 
free counters